Bolehkah Ibu Hamil mengendarai sepeda motor sendiri?

Bolehkah Ibu Hamil mengendarai sepeda motor sendiri? – Menjadi ibu hamil harus bisa menjaga kesehatan dirinya juga kesehatan anak didalam kandungannya, dari pola makan, dari pola beraktifitas hingga kegiatan lainnya. Banyak ibu – ibu hamil bertanya kepada bidan, amankah jika ibu hamik naik sepeda motor. 

Seperti yang kami katakan bahwa sebagai ibu hamil supaya bisa pintar – pintar menjaga kandungannya, agar hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Kebanyakan ibu hamil yang mengalami keguguran karena mereka ceroboh dalam menjaga kehamilannya. Untuk itu jika anda dalam kondisi hamil disarankan supaya rajin berolah raga.

Sedangkan untuk mengendarai sepeda motor tidak disarankan, walaupun memang mengendarai sepeda motor itu tidak dilarang, lebih baik anda diantar oleh suami anda ketimbang mengendarai sendiri. Tentunya ada resiko ketika anda mengendarai sepeda motor dalam keadaan hamil, apalagi hamil tua yang kondisi perut anda telah membesar. Resiko yang terjadi bisa keguguran atau melahirkan bayi prematur.

Hal yang harus anda perhatikan ketika memang mengharuskan anda mengendarai sepeda motor, anda harus tenang dalam mengendarai motor dengan kecepatan rata-rata 30-40 km/jam, jangan terlalu ngebut. Terutama ketika melewati medan jalan yang berbatu (tidak rata) yang menyebabkan goncangan maka anda harus lebih berhati – hati, goncangan yang keterlaluan akan menyebabkan dampak yang tidak diinginkan.

Selama anda tidak mengeluhkan kram perut, flek atau timbulnya pendarahan maka anda tidak perlu khawatir. Sedangkan apabila anda mengalami keluhan tersebut setelah mengendarai motor maka segera periksakan ke bidan atau dokter kandungan. Untuk itu untuk tetap menjaga kandungan atau kehamilan anda , diusahakan untuk mengurai mengendarai sepeda motor.

Leave a Reply