Syarat Pembiayaan Umroh Bank Muamalat

Punya impian untuk bisa pergi ke tanah suci? baik itu melaksanakan ibadah haji atau umroh, tentunya punya dong. Kalau untuk berangkat haji kita butuh waktu tunggu yang lama dan lebih mahal harga nya, untuk bias cepat pergi ke baitullah maka pergilah umroh, harga tiket untuk berangkat umroh juga tidak terlalu mahal dibandingkan haji. Dengan pergi umroh nanti disana kita bisa berdoa di tempat- tempat mustajaba untuk memohon dapat berangkat ibadah haji dan diberikan rezeki berlimbah barokah.

Untuk berangkat umroh kita bisa menggunakan jasa pembiayaan umroh yang ditawarkan oleh Bank Muamalat Syariah. Dengan pembiayaan tersebut kita dapat berangkat umroh lebih mudah. Untuk dapat mengajukan pembiayaan tersebut tentunya ada syarat yang harus dipenuhi oleh nasabah, dimana kita harus sudah berusia 21-55 tahun yang telah bekerja ttetap disebuah perusahaan dan tentunya berkebangsaaan negara republik Indonesia, karena program ini tidak berlaku bagi orang asing.

Pembiayaan Umroh Muamalat

pembiayaan umroh bank muamalat

pembiayaan umroh bank muamalat

Jangka waktu pembiayaan umroh bank muamalat ini maksimal 36 bulan, dan tanpa harus memberikan agunan atau suatu jaminan tertentu, karena ini sifatnya ibadah maka modal kepercayaan saja. Anda dapat menyerahkan uang muka minimal 30% dari biaya paket umroh yang di inginkan, angsuran yang anda bayarkan setiap bulan tidak akan pernah berubah. Plafond hingga Rp 35 juta per Nasabah. dan anda pun dapat melunasinya waktu belum jatuh tempo berakhir.

Bank muamalat menyediakan fasilitas angsuran seara autodebet dari tabungan bank muamalat anda, anda dapat melakukan pengajuan pembiayaan umroh ini melalui travel yang telah bekerja sama dengan bank muamalat, akad yang digunakan muamalat yaitu (sewa menyewa jasa) yang pastinya dihalalkan dalam islam.

Persyaratan Administratif untuk Pengajuan :

  1. Formulir permohonan pembiayaan untuk individu.
  2. Fotocopy KTP dan Kartu Keluarga.
  3. Fotocopy Surat Nikah (bila sudah menikah).
  4. Asli slip gaji & surat keterangan kerja sebagai pegawai tetap.
  5. Fotocopy mutasi rekening buku tabungan/statement giro 3 bulan terakhir.
  6. Fotocopy rekening telepon dan listrik 3 bulan terakhir.
  7. Menentukan biaya paket Umroh yang diajukan dan perusahaan travel yang digunakan.

 

Mungkin ini yang Anda Maksud : formulir pengajuan umroh fif

Comments are closed.