Keutamaan i’tikaf di Bulan Ramadhan

Keutamaan i’tikaf di Bulan Ramadhan – Tak Terasa kita sudah berada di penghujung Ramadhan, tepatnya 10 Malam yang akhir [20 Ramadhan], dimana detik detik turunnya Lailatul Qodar. Karena Nabi tidak menyebutkan secara pasti kapan Lailatul Qodar itu turun, namun Nabi memberikan Anjuran untuk Lebih meningkatkan lagi Ibadah pada 10 Malam terakhir bulan ramadhan.

Salah satunya disunahkan untuk ber i’tikaf. I’tikaf adalah berdiam diri di Masjid dengan melakukan Ibadah kepada Allah, sepeti Membaca Al Quran (tadarrus), Istighfar, Dzikir, atau Solat – Solat Sunah. Dengan harapan ketika Lailatul Qodar itu turun, Amalan kita saat itu di Lipat Gandakan seperti melakukan Ibadah 1000 Bulan.

Kami pun demikian, seusai Berbuka Puasa dan Solat Magrib, kami menuju masjid untuk melaksanakan Solat Isya dan Solat Tarawih. Kemdian berniat untuk melakukan I’tikaf, yaitu tidak keluar dari Masjid hingga waktu Subuh, terkecuali ketika ada Udzur yang tidak bisa di tinggalkan seperti Buang Hajat 🙂 . Sahur pun dilakukan didalam Masjid yang sudah dipersiapkan sejak Awal.

Hal hal yang dilakukan saat melakukan I’tikaf seperti yang telah kami sebutkan diatas, yaitu dengan melakukan amalan apa saja yang berkaitan dengan beribadah kepada Allah (Solat Sunah, Tadarrus, Istighfar, Dzikir dll) hingga waktu subuh tiba. Kemudian esoknya barulah beristirahat, mempersiapkan I’tikaf berikutnya hingga malam takbir tiba.

Pahala bagi orang yang melakukan I’tikaf dibulan Ramadhan dengan niat Karena Mencari Pahala Allah maka Allah akan memberikan pahala yang membandingi 2 kali Haji dan 2 kali Umroh, sungguh Luar Biasa sekali kesempatan yang sangat langka 1 tahun sekali belum tentu.

Selamat Beribadah!

Leave a Reply